• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota Hendi perintahkan ASN turun lapangan koreksi hasil pembangunan

 18-09-2018 06:50 WIB    by Admin    Dilihat: 889 kali Berita Kota
SEMARANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) harus loyal, berkomitmen, dan konsisten. Hal itu ditegaskan Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat mempin upacara di Halaman Balaikota, Senin (17/9).
 
Hendi menjelaskan bahwa berdasarkan instruksi presiden setiap ASN wajib mengikuti upacara setiap tanggal 17. “Maknanya agar kita diminta sadar untuk disiplin, sadar untuk lotal, sadar untuk turun ke lapangan, serta sadar untuk menjaga negara kesatuanRepublik Indonesia. Harapannya agar para ASD dapat melayani masyarakat secara prima,” jelasnya.
 
Menurutnya ada 3 prinsip dasar ASN yang wajib dipatuhi. Yaitu loyal, berkomitmen, dan konsisten. Loyal disini diantaranya sikap yang dibangun keatas kepada pimpinan, kebawah kepada staf, serta kesamping atau sesama rekan sejawat. “Jaga kekompakan dan keguyuban agar dapat bekerja dan melayani masyarakat dengan nyaman,” tegasnya.
 
Selain itu dirinya juga dengan tegas melarang ASN untuk melakukan pungutan liar hal itu tercermin dari prinsip dasar kedua yaitu berkomitmen.
 
“Kita itu dibiayai dari uang rakyat, layani masyarakat dengan baik. Apabila masyarakat mengurus KTP, mengurus ijin, atau surat keterangan di kelurahan layani dengan baik jangan malah meminta pungli. Karena saat ini ada tim saber pungli, APH, dan KPK kita ibarat ikan didalam akuarium. Semuanya harus terang-terangan,” tegasnya.
 
kaitannya dengan banyak potensi wisata di Kota Semarang, ASN juga diminta untuk konsisten. “Kampung tematik dan pasar semaranan Tinjomoyo mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan pengunjungnya sempat ribuan. 2 bulan kemudian tidak dirawat, bahkan orang datang tidak ada apa-apa. Itu menjadi kritik buat kita semua, kita dituntut harus konsisten,” ujar Hendi.
 
Seperti juga sejumlah taman, toilet, dan fasilitas umum lainnya. “Ini masalah sepele tetapi karena itu merupakan fasilitas umum tentu banyak yang membutuhkan. Kita harus ingat target kita adalah wisatawan dari luar daerah, tentu fasilitas umum yang representatif akan menjadi daya dukung peningkatan pariwisata di Kota Semarang,’’ pungkasnya.