• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Wali kota Hendi Ajak Masyarakat Cinta Damai Jelang Pilpres

 24-09-2018 13:58 WIB    by Admin    Dilihat: 333 kali Berita Kota
SEMARANG - Menghadapi kampanye Pemilu 2019 yang jatuh pada 23 September - 13 April Walikota semarang Hendrar Prihadi meminta masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas. 
 
Guna mempertahankan predikat sebagai kora kondusif Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Kesbangpol juga melakukan sejumlah upaya.  Diataranya Melakukan pendidikan politik tatap muka langsung kepada kontestan pemilu (partai politik) dan masyarakat yang aktif berpolitik secara road show ke Kecamatan sesuai dengan Daerah Pemilihan, pendidikan politik diarahkan untuk mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dengan mengamalkan nilai religius, kekeluargaan dan kegotongroyongan. 
 
Selain itu Pemkot juga Melakukan publik education melalui media televisi secara rutin setiap bulan untuk memberikan pemahaman secara utuh kepada masyarakat terhadap isue-isue aktual yang berkembang, serta menetralisir publikasi negatif yang tidak terkendali  di media sosial serta menyiapkan sumber daya apabila sewaktu waktu penyelenggara Pemilu membutuhkan bantuan untuk kelancaran tahap-tahap pemilu.
 
Pemkot juga melakukan pemetaan area jalan protokol yang dapat dipasang alat peraga kampanye dan monitoring dan analisa dinamika sosial politik sebagai bahan pengambilan kebijakan.
 
Hal tersebut dilakuka terdapat sejumlah potensi yang mengganggu kondusifitas seperti Uncontroled Media Sosial (hoax, fitnah, provokatif, black campaign), Ketidakpuasan kontestan pemilu terhadap penyelenggaraan Pemilu, serta Infiltrasi kekuatan sosial politik pembajak demokrasi.
 
Walikota Hendi menghimbau kepada masyarakat untuk Waspada akan adanya adu domba melalui media sosial dan manfaatkan digital tabayun untuk klarifikasi.
 
"Saya minta masyarakat dapat mempertahankan atmosphere positif selama tahap-tahap pemilu berlangsung. Tak lupa berpartisipasi secara maksimal dalam pemungutan suara dan menjadi pemilih yang cerdas. Pilihan boleh beda tetapi harus tetap cinta damai," pintanya.