• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

PSD (Pertanyaan Sering Ditanyakan)

Pencarian :

Pertanyaan:

Bagaimana Mendapatkan Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Jawab :

MENDAPATKAN IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP)
 
Syarat:
Surat Izin Usaha Perdagangan memiliki tiga kategori yang dibedakan oleh besar dan kecilnya modal usaha yang digunakan untuk usaha perdagangan:

  1. Surat Izin Usaha Perdagangan Kecil diperuntukan bagi usaha yang memiliki modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya sampai dengan Rp 200.000.000,00 ( di luar tanah dan bangunan tempat kegiatan usaha )
  2. Surat Izin Usaha Perdagangan Menengah diperuntukan bagi usaha dengan modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya antara Rp 200.000.000,00 sampai dengan Rp 500.000.000,00 ( di luar tanah dan bangunan tempat kegiatan usaha )
  3. Surat Izin Usaha Perdagangan Besar diperuntukan bagi usaha dengan modal disetor dan kekayaan bersih lebih dari Rp 500.000.000,00 ( di luar tanah dan bangunan tempat kegiatan usaha )
 
Prosedur :
 Tempat pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan dilakukan di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Daerah Tingkat II atau setingkat dengan Kabupaten atau Kotamadya setempat.
 Bagi Kabupaten atau kota yang sudah di lengkapi unit pelayanan terpadu bisa mendapatkannya di sana berikut dengan perizinan lainnya.
 
Tahapan dan Persyaratan
  1. Pemilik atau pelaku usaha mengurus sendiri atau melalui kuasa yang dikuasakan ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk mengurus perizinan.
  2. Mengambil formulir pendaftaran, mengisi formulir SIUP / PDP bermaterai Rp 6.000 yang ditandatangani oleh pemilik usaha, Kemudian formulir yang sudah diisi kemudian di fotocopy sebanyak dua rangkap, yang dilengkapi dengan syarat – syarat berikut :
    • Fotocopy akte pendirian usaha  atau badan hukum sebanyak 3 lembar
    • Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) sebanyak 3 lembar
    • Fotocopy NPWP ( No Pokok Wajib Pajak ) sebanyak 3 lembar
    • Fotocopy ijin gangguan atau HO sebanyak 3 lembar
    • Neraca perusahaan sebanyak 3 lembar
    • Gambar denah lokasi tempat usaha
  3. Untuk biaya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan ditentukan oleh masing masing daerah melalui peraturan daerah masing – masing. Karena itu di tiap daerah tarif yang di tentukan berbeda – beda.
 
Surat Izin Usaha Perdagangan sangat anda perlukan untuk menunjang usaha perdagangan anda, dengan adanya Surat Izin Usaha Perdagangan maka usaha yang anda jalankan akan lebih aman dan anda pun tenang karena terhindar dari berbagai masalah perijinan yang sering berakibat hingga penggusuran tempat usaha anda.
Persyaratan Izin Lebih Detail Perseroan Terbatas (PT) :
  1. Fotocopy Akta pendirian berbentuk Perseroan dari Notaris.
  2. Fotocopy Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Instansi berwenang
  3. Fotocopy KTP Pemilik / Dirut Utama / Penanggungjawab perusahaan
  4. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
  5. Fotocopy Izin Gangguan / HO
  6. Fotocopy NPWP perusahaan
  7. Neraca awal perusahaan
  8. Pasfoto 4 x 6 Koperasi Fotocopy Akta pendirian koperasi yang mendapatkan pengesahan dari instansi berwenang
  9. Fotocopy KTP Pemilik / Dirut  Utama / Penanggungjawab perusahaan
  10. Fotocopy Izin Gangguan / HO
  11. Fotocopy NPWP perusahaan
  12. Neraca awal perusahaan
  13. Pasfoto 4 x 6 Persekutuan Comanditer (CV) Fotocopy Akta pendirian perusahaan / akta Notaris yang telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri
  14. Fotocopy KTP Pemilik / Penanggung jawab perusahaan
  15. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
  16. Fotocopy Izin Gangguan / HO
  17. Fotocopy NPWP perusahaan
  18. Neraca awal perusahaan
  19. Pasfoto 4 x 6 Perusahaan Perseorangan (PO) Fotocopy SIUP Perusahaan Pusat yang dilegalisir oleh Pejabat berwenang menerbitkan SIUP tersebut
  20. Fotocopy Akta atau Penunjukkan tentang Pembukaan Kantor Cabang Perusahaan
  21. Fotocopy KTP Penanggung jawab Kantor cabang
  22. Fotocopy TDP Kantor Pusat
  23. Fotocopy HO dari Pemerintah tempat kedudukan Kantor  Cabang.

Pertanyaan:

Bagaimana Cara Membuat Perubahan KK (Kartu Keluarga) 

Jawab :

KARTU KELUARGA
“PERUBAHAN DATA”
  
Syarat :

  1. Surat Pengantar RT/RW
  2. KK lama
  3. Asli dan Fotokopi Surat Keterangan Kematian/Kutipan Akta Kematian;
  4. Asli dan Fotokopi Akta Perkawinan/Perceraian bagi yang pernah menikah/bercerai
  5. Surat Keterangan Pindah bagi penduduk yang pindah, dan
  6. Asli dan Fotokopi Kutipan Akta Perceraian, bagi pengurangan anggota keluarga karena cerai.
Prosedur :
  1. Setiap terjadi perubahan data dalam Kartu Keluarga seperti karena terjadi peristiwa Kelahiran, Kematian, Kepindahan, dll, Kepala Keluarga kita wajib melaporkan ke kelurahan selambat-lambatnya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja.
  2. Setiap melaporkan perubahan ke Kantor Kelurahan, kita harus membawa 2 (dua) lembar Kartu Keluarga yaitu yang disimpan oleh Kepala Keluarga dan oleh Ketua RT. Dari hasil perlaporan tersebut akan diterbitkan Kartu Keluarga baru.

Pertanyaan:

Bagaimana Mengurus BPJS Ketenagakerjaan

Jawab :

BPJS KETENAGAKERJAAN
 
1.  Peserta Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja 
      Prosedur :

  • Beranggotakan pekerja sektor formal non-mandiri seperti PNS, TNI/POLRI, Pensiunan PNS/TNI/POLRI, BUMN, BUMD, Swasta, Yayasan, Joint Venture, Veteran, dan Perintis Kemerdekaan.
  • Pendaftaran dilakukan oleh pemberi Kerja/ instansi/ perusahaan dimana mereka mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

      Syarat-Syarat  :
  • Fotokopi dan aslinya SIUP (Surat izin usaha perdagangan)
  • Fotokopi dan aslinya NPWP Perusahaan
  • Fotokopi dan aslinya Akta Perdagangan Perusahaan
  • Fotokopi KTP (Kartu tanda penduduk) masing-masing karyawan,
  • Fotokopi KK (Kartu keluarga) karyawan/pekerja yang akan di daftar,
  • Pas Foto berwarna Karyawan/pekerja ukuran 2×3 1 Lembar.
  
2.   Peserta Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja
       Prosedur :
  • Beranggotakan pekerja sektor informal maupun pekerja mandiri.
  • Pendaftaran dilakukan oleh pekerja yang telah membentuk wadah/organisasi dimana terdiri dari minimal 10 orang dan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan.
       Syarat-Syarat  :
  • Surat izin usaha dari RT/RW/Kelurahan setempat
  • Fotokopi KTP Pekerja
  • Fotokopi KK masing-masing Pekerja
  • Pas Foto berwarna masing-masing Pekerja ukuran
Alamat Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Semarang
1. Kantor Cabang Semarang 1,
     Jl. Pemuda 130 Semarang 50132
     PO Box 1062
     (024) 3520279
     (024) 3588880
     (024) 3588877

2. Kantor Cabang Ungaran
    Jl. Soekarno Hatta No 10 Ungaran
     (024) 6923036
     (024) 6926928
     (024) 6926929

3. Kantor Cabang Semarang  2
    Jl. Soekarno Hatta Nomor 78A, Semarang
    (024) 76747997
    (024)  76746681

 

Pertanyaan:

Bagaimana Mengurus BPJS Kesehatan

Jawab :

Cara Daftar BPJS Online :
Persyaratan dan kelengkapan dokumen :

  1. KK (kartu keluarga)
  2. KTP (kartu tanda penduduk) yang masih belaku
  3. Kartu NPWP Jika ada
  4. No HP dan alamat Email anda

Prosedur Pendaftaran :
  1. Siapkan berkas-berkas yang diperlukan yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), kartu NPWP, serta alamat email serta nomor handphone aktif untuk konfirmasi pendaftaran.
  2. Buka halaman web bpjs-kesehatan.go.id dari browser anda, bisa diakses melalu PC maupun mobile phones/tablet.
  3. Isi data yang telah disediakan yakni identitas yang mencakup data diri serta pilihan kelas yang ditawarkan, alamat lengkap, fasilitas kesehatan yang mencakup Faskes Tingkat I serta Faskes Gigi dengan pilihan instansi yang anda pilih sebagai tempat rujukan, serta yang terakhir khusus untuk Warga Negara Asing (WNA) yang ingin mendapatkan fasilitas BPJS.
  4. Pilih biaya iuran perbulan. Ada 3 pilihan dari kelas III hingga kelas I dengan rentang biaya dari 25.500 hingga 59.500 ribu rupiah perbulannya.
  5. Simpan data serta tunggu email notifikasi nomor registrasi di email anda. print lembar Virtual Accountnya
  6. Lakukan pembayaran di bank yang telah ditunjuk seperti BNI, BRI, serta Mandiri.
  7. Setelah menyerahkan uang serta Nomor Virtual pada Teller Bank nanti akan mendapat bukti pembayaran.
  8. Sekarang BPJS kesehatan anda sudah aktif, silahkan cek email akan ada balasan dari BPJS berupa E-ID Card Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yg bisa diprint sendiri serta valid, Atau
  9. Print kartu BPJS di kantor cabang BPJS terdekat. Ingat, tidak perlu mengambil nomor antrian lagi di Kantor BPJS, langsung saja ke bagian Print kartu BPJS nya, cukup memberikan semua data sebelumnya, form isiannya, Virtual account, serta bukti payment.
 Kelengkapan yang harus dibawa saat mengambil kartu BPJS, dengan metode pendaftaran online adalah sebagai berikut:
  1. KTP asli dan fotocopy
  2. Fotocopy KK (Kartu Keluarga)
  3. Fotocopy Surat Nikah
  4. 2 lembar Foto berwarna ukuran 3×4
  5. Formulir Pendaftaran yang tadi didapatkan dari registrasi online
  6. Lembar Virtual Account Number yang tadi didapatkan dari registrasi online
 
Cara Daftar BPJS Ofline :
Persyaratan dan kelengkapan dokumen :
  1. Fotocopy  KK (kartu keluarga)
  2. Fotocopy  KTP (kartu tanda penduduk) yang masih belaku
  3. foto 3×4 berwarna 2 lembar

Prosedur Pendaftaran :
  1. Siapkan berkas yg dibutuhkan  yakni FC KTP, FC KK, pas foto 3×4 berwarna 2 lembar, serta formulir yg diisi di tempat pendaftaran. Formulir yg diisi memiliki format yg sama dengan formulir online.
  2. Datang ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial terdekat dan ambil nomor kode pendaftaran. Antisipasi antrian dengan mendatangi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sepagi mungkin.
  3. Setelah mendapatkan nomor kode pembayaran, setorlah sejumlah uang ke bank yg telah ditunjuk seperti BNI, BRI, dan Mandiri.
  4. Bawa bukti setoran ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan anda akan mendapatkan kartu anggota.
 
Alamat Kantor BPJS Kesehatan Kota Semarang
1. Kantor Cabang Semarang, Jl. Sultan Agung no. 144 Semarang telp. (024) 8447698
2. Kantor Layanan Operasional Kab. Semarang, Jl. Muh. Yamin No. 17 Ungarang
 

Pertanyaan:

Bagaiamana Prosedur Perpanjangan Pajak Mobil / Motor dan Pengurusan STNK yang hilang

Jawab :

Cara Memperpanjang STNK Tahunan :

Syarat :

  1. STNK Asli + Fotokopi
  2. Fotokopi BPKB
  3. KTP asli + Fotokopi sesuai nama di STNK dan BPKB
 
Prosedur :
  1. Isi formulir permohonan perpanjang STNK sesuai data di STNK dan BPKB.
  2. Serahkan berkas permohonan perpanjang Pajak STNK tersebut ke Loket Penyerahan berkas.
  3. Silahkan tunggu sampai dipanggil nama sesuai data yang tercantum di STNK.
  4. Anda akan diberikan slip pembayaran Pajak yang telah tercantum biaya pajak yang harus dibayar.
  5. Serahkan Slip pembayaran dan uang sebesar biaya pajak ke Kasir.
  6. Selesai membayar pajak, anda akan memperoleh bukti pelunasan pembayaran pajak dan bukti tersebut diserahkan ke loket Pengambilan STNK.
  7. Silahkan tunggu hingga nama anda dipanggil. STNK baru anda telah diperpanjang satu tahun ke depan.

Cara mengurus STNK Hilang :

Syarat :
  1. KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi.
  2. Fotokopi STNK yang hilang
  3. Surat Keterangan Hilang STNK dari Polsek atau Polres setempat.
  4. BPKB asli dan fotokopi

Prosedur :
  1. Cek Fisik kendaraan. Fotokopi hasil cek fisiknya.
  2. Mengisi Formulir Pendaftaran.
  3. Mengurus Cek Blokir (Mengurus Surat Keterangan STNK Hilang dari Samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan.
  4. Mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. (Lampirkan semua persyaratan data dan Surat Keterangan Hilang dari Samsat).
  5. Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. (Bila telah dibayar maka bebas biaya pajak).
  6. Membayar Biaya Pembuatan STNK baru.
  7. Pengambilan STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

Pertanyaan:

Bagaimana Cara Pemasangan Baru PLN

Jawab :

INFORMASI LISTRIK (PLN)
“PEMASANGAN BARU”
 
 
Prosedur :
1.   Pasang Baru
       Permohonan pemasangan listrik baru kepada PLN bisa kita lakukan dengan dua cara, baik offline maupun online.
       A.   Permohonan offline dapat dilakukan dengan cara mengunjungi langsung kantor pelayanan PLN di daerah masing-masing
       B.   Adapun permohonan online dapat dilakukan melalui website resmi PLN :  http://www.pln.co.id/pbpd/PD.php
 
2.   Tambah Daya
       Sama seperti pemasangan baru, permohonan penambahan daya listrik juga dapat dilakukan dengan cara offline dan online.
       A.   Permohonan offline dapat dilakukan dengan cara menghubungi langsung kantor PLN terdekat:
       B.   Permohonan online dapat dilakukan melalui website resmi PLN : http://www.pln.co.id/pbpd/PD.php

Pertanyaan:

Siapa yang berhak mendapat kartu Jamkesmaskot dan Pelayanan, yang didapatkan apa saja ??

Jawab :

KEPERSERTAAN

Berdasarkan Perwal No.28 tahun 2009 pasal 1, peserta Jamkesmaskot adalah:

  1. Warga Miskin : orang miskin yang berdomisili di Kota Semarang & memiliki KTP dan atau KK Kota Semarang
  2. Warga tidak mampu : orang kota Semarang yang punya KTP/KK Kota Semarang yang secara ekonomi tidak mampu dan mendapat  Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari lurah diketahui Camat.

PELAYANAN YANG DIBERIKAN

  1. Rawat Jalan Tingkat Pertama di Puskesmas & Jaringannya
  2. Rawat Jalan Tingkat Lanjutan di RS dan BKIM/BP4
  3. Rawat Inap Tingkat Pertama di Puskesmas
  4. Rawat Inap Tingkat Lanjut kelas III di RS, BKIM/BP4
  5. Pelayanan Gawat darurat
  6. Pelayanan obat di Puskesmas, RS, BKIM/BP4 dengan mengacu pada formula obat Jamkesmas

PELAYANAN YANG DIBATASI

  1. Penggantian biaya kacamata Rp. 150.000 dengan koreksi min +1/-1 diberikan 2(dua) tahun sekali
  2. Biaya penggantian darah di PMI Rp. 250.000 per kanting
  3. Alat Bantu Dengar
  4. Alat bantu Gerak
  5. Haemodialisa: 10 x untuk gagal ginjal akut
  6. Citostatika
  7. Tindakan khusus & Penunjang Diagnosa Canggih

PELAYANAN YANG TIDAK DIJAMIN

  1. Pelayanan tidak sesuai prosedur & ketentuan
  2. Bahan, alat & tindakan yang bertujuan kosmetika
  3. General Check Up
  4. Prothese gigi tiruan
  5. Peserta dengan keinginan sendiri pindah kelas perawatan yang lebih tinggi
  6. Transportasi peserta
  7. Pengobatan alternatif
  8. Upaya mendapat keturunan, termasuk bayi tabung & pengobatan impotensi
  9. Masa tanggap darurat bencana
  10. Narkoba, minuman keras, kasus HIV & AIDS
  11. Bhakti sosial
  12. Kecelakaan lalu lintas

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jl. Pandanaran 79 Semarang, telpon 024 8454640.


Pertanyaan:

Bagaimana Untuk Mendapatkan Surat Pindah Alamat

Jawab :

CARA MENDAPATKAN SURAT PINDAH ALAMAT
 
 
Syarat :

  1. Sesuai Pasal 15 UU Nomor 23 Tahun 2006, penduduk WNI yang pindah dalam wilayah NKRI wajib melapor kepada instansi pelaksana (perangkat pemerintah kabupaten / kota yang bertanggung jawab dan  berwenang melaksanakan pelayanan dalam urusan administrasi kependudukan) didaerah asal yang dalam hal ini adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah (SKP).
  2. Selanjutnya penduduk WNI wajib melapor kepada instansi pelaksana ditempat tinggal tujuan dengan membawa SKP, untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah-Datang (SKPD).
  3. SKP/SKPD digunakan sebagai dasar perubahan atau penerbitan KK dan KTP bagi penduduk yang bersangkutan.
  4. Sesuai Pasal 59, penandatanganan SKP/SKPD bagi penduduk WNI adalah sebagai berikut :
  • Untuk pindah-datang dalam satu desa/kelurahan atau antar desa / kelurahan dalam satu kecamatan ditandatangani oleh Kepala Desa atas nama Kepala Instansi Pelaksana (Kepala Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil)
  • Untuk pindah-datang antar kecamatan ditandatangani oleh Camat atas nama Kepala Instansi Pelaksana (Kepala Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil).
  • Untuk pindah-datang antar Kabupaten / Kota dan antar Provinsi ditandatangani oleh Kepala Instansi Pelaksana (Kepala Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil).

Prosedur :
  1. Mendatangi RT dan RW tempat tinggal untuk mengurus Surat Pindah (SP) dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  2. Surat dari RT / RW dibawa ke kelurahan dan kecamatan, SP tersebut akan diganti oleh kelurahan/kecamatan dan akan terbit Surat Keterangan Pindah (SKP). Sebagai data arsip, KTP dan KK yang diserahkan akan disimpan.
  3. SKP memiliki 2 lembar. Lembar pertama akan dilanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dimana alamat yang lama akan diganti dengan selembar surat yang sudah dicap dan ditandatangani serta dilengkapi oleh alamat yang baru. Lembar kedua SKP adalah tembusan untuk kelurahan/kecamatan alamat yang baru.
  4. Mengurus surat kelakuan baik, mulai dari KORAMIL hingga Kepolisian.
  5. Pada saat kita pindah berkas yang dibawah ini perlu ada :
  • SKP yang berstempel dan bertandatangan kepala kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • SKP tembusan yang berstempel dan bertandatangan kepala kelurahan/kecamatan
  • 2 lembar surat kelakuan baik
         6. Di tempat alamat baru, yang perlu dilakukan adalah :
  • Lapor ke RT/RW dan mendaftar/memasukkan data anggota keluarga yang pindah kedalam Kartu Keluarga (KK) dan membuatkan KTP
  • Melapor ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • Melapor ke kantor kelurahan/kecamatan dan proses pembuatan KK dan KTP

Pertanyaan:

Bagaimana Cara Membuat e-KTP

Jawab :

Cara Membuat e-KTP
 
 
Syarat :
1.        Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
2.        Surat Pengantar RT/RW

Prosedur :

  1. Pastikan kelurahan atau desa anda telah mendukung layanan e-KTP
  2. Datanglah dengan membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan Surat Pengantar RT/RW ke Keluarahan/Desa setempat.
  3.  Ambil nomor antrian di loket, tunggu hingga dipanggil oleh petugas yang bersangkutan. Jangan lupa bawa surat panggilan untuk membuat e-KTP dari pemerintah setempat.
  4. Petugas akan memasukkan data dan foto anda secara digital. Pastikan dan bandingkan data anda dengan data di KTP anda, jika anda belum pernah mempunyai KTP isi formulir F1.01.
  5. Bubuhkan tanda tangan anda di alat perekam tanda tangan. Pastikan tanda tangan anda tidak berubah-rubah lagi berikutnya karena akan menyulitkan jika tidak sama dengan dokumen lain seperti paspor, SIM dan lain-lain.
  6. Lakukan pemindaian retina pada alat yang telah disediakan.
  7. Pastikan Surat Panggilan anda akan ditandatangani dan distempel oleh petugas berwenang.
  8. Bila e-KTP selesai dicetak anda akan diberitahu dan dapat diambil di Keluarahan/Desa setempat.