Pemkot Semarang : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro Gelar Test Rapid


27 Maret 2020  •  00:00  •  Dilihat 342x  •  Admin  •  Berita
Pemkot Semarang : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro  Gelar Test Rapid

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar identifikasi cepat (rapid test) coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro, pada Rabu (25/3/2020) kemarin.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawat mengatakan, ada 25 orang yang menjalani rapid test pada hari ini. Susi menjelaskan 25 orang itu merupakan keluarga penderita, Orang Dalam Pantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) rumah sakit.

 “Nantinya akan lebih cepat diketahui yang bersangkutan positif atau negatif. Jika positif langsung dilakukan perawatan khusus dan isolasi, sedangkan jika negatif akan kami minta periksa kembali seminggu kemudian,” kata Susi. Lebih lanjut Susi mengatakan, total ada 2.048 rapid test covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro yang disiapkan. Ini belum termasuk yang akan dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang.

Lebih dari 10.000 Rapid Test Corona Disiapkan Pemkot Semarang Dalam keterangan tertulisnya, Pemkot Semarang menjelaskan, pihaknya menyediakan lebih dari 10.000 rapid test Covid-19 atau virus corona. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, rapid test akan mengacu pada tracking kontak hasil pengecekan Dinkes Kota Semarang.

“Nanti prioritasnya untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pantauan (ODP), dan tenaga kesehatan yang terkait dengan penanganan Covid-19,” kata Abdul, seperti dalam keterangan tertulisnya. Meski begitu, masyarakat umum juga akan diberi kesempatan untuk menjalani rapid test dengan mendaftar terlebih dahulu.

Dalam keterangan tertulisnya, Pemkot Semarang menjelaskan, pihaknya menyediakan lebih dari 10.000 rapid test Covid-19 atau virus corona. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, rapid test akan mengacu pada tracking kontak hasil pengecekan Dinkes Kota Semarang.

“Nanti prioritasnya untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pantauan (ODP), dan tenaga kesehatan yang terkait dengan penanganan Covid-19,” kata Abdul, seperti dalam keterangan tertulisnya. Meski begitu, masyarakat umum juga akan diberi kesempatan untuk menjalani rapid test dengan mendaftar terlebih dahulu.

Pendaftaran menggunakan sistem online melalui website Pemkot Semarang. Pada website tersebut, masyarakat harus mengisi sejumlah pertanyaan untuk memperhitungkan urgensi pengecekan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut antara lain terkait kondisi kesehatan, suhu tubuh, hubungan kontak dengan pasien di rumah sakit, dan lain-lain.

Dengan dilakukannya rapid test, diharapkan mata rantai penyebaran Covid-19 dapat lebih cepat terputus.

Menu Portal

Berita Populer