Gratis ! Warga Semarang Bisa Pinjam Mobil Dinas Hendi Untuk Pernikahan


05 Juli 2020  •  00:00  •  Dilihat 206x  •  Admin  •  Berita
Gratis ! Warga Semarang Bisa Pinjam Mobil Dinas Hendi Untuk Pernikahan

Bila biasanya kepala daerah memanfaatkan fasilitas kedinasannya untuk memaksimalkan tugas, lain dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Hendi, sapaan akrab orang nomor satu di Kota Semarang tersebut justru memilih tidak menggunakan beberapa fasilitas yang disiapkan untuk dirinya sebagai Wali Kota Semarang. Sebut saja rumah dinas di jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Semarang, yang tak pernah ditempatinya. Memilih mendiami rumah pribadinya di wilayah Lempongsari, Kota Semarang, kini di masa pandemi, rumah dinas Hendi pun difungsikan sebagai rumah karantina penderita COVID-19.

Selain itu yang terbaru, karena tak pernah menggunakan mobil dinas berjenis Toyota Camry dengan plat nomor H 1 A untuk aktifitas sehari - hari, Hendi kini juga mempersilahkan mobil dinasnya untuk dapat dimanfaatkan warganya, guna kegiatan pernikahan. Hal itu diumumkan oleh Wali Kota Semarang tersebut melalui akun instagramnya @HendrarPrihadi. Tak hanya meminjamkan kendaraan berjenis sedan itu saja, Hendi menyebutkan pula akan menyiapkan pengemudi dan bahan bakar secara cuma - cuma, alias gratis. Menariknya lagi, bagi masyarakat yang nantinya memanfaatkan mobil dinas Hendi tersebut juga akan lengkap menggunakan plat nomor H 1 A, yang biasanya digunakan untuk kegiatan kedinasan Wali Kota Semarang.

Hendi menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menggunakan mobil dinasnya untuk kegiatan pernikahan pada hari Sabtu dan Minggu, cukup mengirimkan surat permohonan kepada dirinya. "Oh ya mekanismenya harus mengajukan, supaya transparan, misalnya dalam waktu yang ditentukan sudah ada yang ingin menggunakan juga belum," tutur Wali Kota Semarang itu. "Semua masyarakat boleh pinjam, tapi kita prioritaskan untuk warga Semarang, lokasi pernikahannya di Semarang, gratis mobilnya, drivernya, BBMnya. Jadi nanti di lapangan tidak ada lagi yang harus diberi," tekannya.

Namun di sisi lain, Hendi juga berpesan bahwa kegiatan pernikahan yang dimaksudkannya harus sesuai dengan standart operasional prosedur kesehatan yang ditetapkan pada masa pandemi. Hal itu ditegaskannya tidak boleh dikesampingkan dalam melaksanakan kegiatan pernikahan, terkhusus di Kota Semarang. "Intinya kita ingin berbagai kebahagiaan di tengah pandemi ini, jadi silahkan untuk masyarakat yang ingin memanfaatkan untuk melaksanakan akad atau kegiatan pernikahan, tapi tetap dengan ruang lingkup memperhatikan sop kesehatan tentu saja," tegas Hendi.

Menu Portal

Berita Populer