Klaster Baru Ponpes dan Panti Jompo, DKK Semarang Beri Penanganan Khusus


23 Februari 2021  •  00:00  •  Dilihat 48x  •  Admin  •  Berita
Klaster Baru Ponpes dan Panti Jompo, DKK Semarang Beri Penanganan Khusus

Semarang - Ada dua klaster baru Covid-19 di Kota Semarang yang terjadi dalam sepekan terakhir. Dua klaster tersebut yakni klaster Pondok Pesantren di Gunungpati dan Panti Jompo. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam, Senin (22/2) disela memantau vaksinasi Covid-19 di Balaikota Semarang. 

"Baru-baru ini sedang terjadi dua klaster baru penyebaran Covid-19 yang menyebabkan angka Covid-19 yang sempat turun sedikit mengalami fase stagnan. Dua klaster baru tersebut klaster Pondo Pesantren di daerah Gunungpati dan Panti Jompo. Hal ini membuat angka Covid-19 minggu lalu cukup signifikan dan tidak bergerak menurun," ujar Hakam. 

Menurut Hakam, setudaknya ada 43 orang di Pondok Pesantren Gunungpati yang terpapar Covid-19. Sedangkan di panti Jompo ada 8 lansia yang terpapar dan harus mendapat perawatan khusus.

"Dari 43 orang di Ponpes Gunungpati yang terpapar, Alhamdulillah sudah banyak yang negatif setelah menjalani karantina di Asrama Haji Manyaran. Kini hanya tinggal 8 orang yang masih di isolasi disana. Sedangkan, para lansia di panti jompo hanya ada 8 yang terpapar," kata Hakam. 

Menurutnya, 8 lansia di panti jompo yang terpapar telah mendapat perawatan dan penanganan khusus di panti jompo tersebut. 

Hingga Senin (22/2/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, data dari laman Siagacorona.semarangkota.go.id kasus aktif Covid-19 di Kota Semarang terus mengalami penurunan. 

Tercatat, Covid-19 aktif sebanyak 505 kasus. Dengan rincian, 378 kasus merupakan warga Semarang dan 127 kasus merupakan warga luar kota Semarang.

 

Menu Portal

Berita Populer