Pemkot Semarang Beri Kelonggaran PPKM


07 April 2021  •  22:00  •  Dilihat 27x  •  Admin  •  Berita
Pemkot Semarang Beri Kelonggaran PPKM

Seiring dengan adanya penurunan angka kasus Covid 19, Pemerintah Kota Semarang kembali memberikan kelonggaran Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi pelaku usaha dan kegiatan sosial-budaya di Kota Semarang. 

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, kelonggaran Pembatasan Kegiatan Masyarakat tersebut, terkait dengan jam operasional bagi pelaku usaha. Bahkan kegiatan sosial budaya masyarakat pun masih di perbolehkan , namun tetap dengan jumlah orang yang dibatasi. 

“Seperti di mal, boleh buka sampai pukul 22.00 WIB. Dari sebelumnya harus tutup pukul 21.00 WIB. Kalau kemarin, PKL, warung makan, minimarket, tempat hiburan dan cafe sampai pukul 23.00 WIB, ini ditambah sampai pukul 24.00 WIB. Sekarang kalau acara mantenan maksimal 50 persen dari kapasitas maksimal 100 orang, sekarang maksimal 50 persen diperbolehkan menjadi 200 orang,” katanya, Rabu (7/4/2021) 

Hendi sapaan akrabnya lebih lanjut mengatakan, meskipun PP KM di longgarkan , ia tetap memiliki komitmen untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat, namun harus diikuti dengan protokol kesehatan ketat. 

“Untuk penanganan Covid-19, trend angkanya saat ini mulai turun, yang jumlahnya hanya sekitar 200 sampai 300 kasus positif. Namun, begitu kami terus melakukan sosialisasi massif agar masyarakat disiplin prokesnya, dan ini juga harus diikuti dengan kegiatan sosial budayanya mulai ditumbuhkan,” ungkapnya 

Hendi berharap masyarakat  tidak takut dalam melaksanakan kegiatan , tapi dengan catatan prokes tetap dijalankan. Jika masyarakat melanggar, pihaknya memiliki kewenangan untuk membubarkan, eksekusi dan hingga melakukan penutupan usahanya. 

Kondisi ini, diyakini akan berangsur baik, karena ditambah dengan adanya vaksinasi. Saat ini tercatat masyarakat Kota Semarang yang telah divaksin sebanyak 108.337 ribu. 

“Memang jumlah tersebut belum cukup jika dibandingkan dengan jumlah penduduk. Namun secara bertahap, dengan adanya bantuan vaksin dari pemerintah akan lebih banyak menjangkau masyarakat. Memang saat ini vaksin diprioritaskan untuk lansia,” tuturnya.

Menu Portal

Berita Populer