Disperkim Minta Dukungan Alat Berat untuk Gali Lubang Makam di TPU Jatisari


29 Juli 2021  •  00:00  •  Dilihat 192x  •  Admin  •  Berita
Disperkim Minta Dukungan Alat Berat untuk Gali Lubang Makam di TPU Jatisari

SEMARANG- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang meminta dukungan alat berat ekskavator dari berbagai pihak termasuk swasta. Alat berat sangat diperlukan untuk penggalian lubang untuk makam khusus Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Jatisari, Kecamatan Mijen.

“Kami sangat butuh dukungan alat berat untuk proses penggalian tanah. Karena tipikal tanah di TPU Jatisari ini keras berbatu. Sangat sulit untuk dikerjakan manual dengan alat sederhana. Alhamdulillah dalam dua pekan ini kami dapat bantuan satu alat berat dari salah satu pengembang perumahan di Mijen. Kami masih butuh lagi,” jelas Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati, Rabu (28/7).

Alat berat akan membantu di mana letak geografis TPU Jatisari sebagian berada di lereng dengan kemiringan sekitar 60 derajat.  Upaya penggalian untuk makam sangat bergantung dengan alat berat. 

"Kita tahu kondisi naiknya kasus pengidap Covid-19 ini sedang tinggi. Dalam sehari kami setidaknya harus menyiapkan 10-20 galian makam,” jelas Pipie, sapaan akrab Murni Ediati.

Disperkim sendiri, lanjut dia, sebagai dinas yang baru berdiri 2017 mengakui belum memiliki alat berat sendiri. Sehingga sebelumnya, berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk meminjam alat berat.

“Namun sekarang, alat berat dari DPU kebetulan semuanya sedang keluar (dipakai). Sedangkan untuk sewa alat berat juga kami saat ini masih belum punya anggarannya. Sebelumnya kami juga sempat menyewa karena,  tiap hari harus menyiapkan makam untuk pemakaman jenazah," bebernya.

Untuk alat berat yang digunakan saat ini, terang Pipie, dimaksimalkan untuk menyiapkan galian makam sebanyak-banyaknya. Setidaknya disiapkan untuk dua bulan ke depan.

"Alhamdulillah dari pinjaman alat berat itu, per harinya rata-rata bisa menyelesaikan 40 lubang makam. Jadi selama dua minggu pemakaian alat berat ini, bisa cukup untuk menyediakan lubang makam selama dua bulan kedepan,"terangnya.

Lebih jauh, Disperkim telah berencana untuk membeli alat berat dengan menggunakan anggaran perubahan. Bila telah memiliki alat berat sendiri, maka penggunaanya akan lebih leluasa dan dimaksimalkan sesuai kepentingan umum.  

 

Menu Portal

Berita Populer