" Selamat Datang di website Resmi Pemerintah Kota Semarang " Visi Pemerintah Kota Semarang tahun 2010 s/d 2015 :“TERWUJUDNYA SEMARANG KOTA PERDAGANGAN DAN JASA, YANG BERBUDAYA MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA”                                                        Selamat Hari Natal 2013 dan Tahun Baru 2014                                                        Gunakan Hak Pilih Anda, Ayo datang ke TPS coblos pilihan anda pada tanggal 9 April 2014                                                        Sampaikan keluhan anda terkait pelaksanaan Pemilihan ke Posko Fasilitasi Pelaksanaan Pemilu Kota Semarang, Jl. Pemuda 148 Smg Telp. 024 3521707, 024 3513366 ps.1529                                                       
Menu Utama
Informasi
Link SKPD Pemerintah
  • Masyarakat Diharapkan Membayar PBB Tepat Waktu

    08 Maret 2013 Wulan Berita

    IMG_8163_RDR.jpg

    Kamis, (7/3) Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang menyelenggarakan Kegiatan Penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB Tahun 2013. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan SPPT PBB tahun 2013 kepada para Wajib Pajak melalui aparat kecamatan dan kelurahan, RW, dan RT guna menunjang penerimaan Pemerintah Kota Semarang.

    Kepala DPKAD Kota Semarang, Yudi Mardiana mengungkapkan PBB yang semula merupakan pajak pusat sejak tahun 2012 telah dikelola oleh Pemerintah Kota Semarang yang diatur dalam perda no. 13 Tahun 2011 tentang pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan. “PBB merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah. Pada tahun 2012 lalu mempunyai target sebesar 159 milyar rupiah dengan realisasi penerimaan mencapai 161.333.156.122 rupiah. Sedangkan pada tahun ini target yang dipatok adalah sebesar 175 milyar rupiah,” paparnya.

    Sementara menurut Plt. Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, masyarakat Kota Semarang sudah terbiasa membayar PBB, yang berbeda adalah jumlahnya dari tahun ke tahun. “Yang paling penting adalah pencapaian target yang diharapkan selalu meningkat serta ketepatan masyarakat dalam menjalankan kewajibannya, yaitu membayar PBB tepat waktu,” ujarnya.

    Pemkot melalui DPKAD juga diharapkan selalu meningkatkan pelayanannya terutama dalam memberkan kemudahan membayar pajak. “Mari kita lakukan perbaikan-perbaikan untuk menata Kota Semarang agar lebih baik khususnya dalam pembayaran pajak,” serunya.

    Menurutnya sosialisasi tentang pembayaran PBB ini perlu selalu dilakukan karena pajak ini dari, untuk dan oleh masyarakat. Jadi jika sudah tersosialisasikan dengan baik, lanjutnya, masyarakat tidak lagi menganggap PBB sebagai beban melainkan kewajiban yang harus dibayarkan.

    Plt. Walikota mengakui bahwa adanya sejumlah masalah dalam pembayaran pajak, seperti masih enggannya masyarakat membayar pajak karena susah dan repot, bahkan sudah datang ke Kasda tapi komputernya rusak atau sistemnya error. “Sistem-sistem seperti ini ditahun 2013 ini harus segera diperbaiki. Jadi upayakan masyarakat ini datang bisa terlayani dengan baik. Gunakan SDM yang sudah ada agar dimanfaatkan dengan baik supaya masyarakat mudah dalam membayar pajak,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Plt. Walikota meminta kepada para Camat dan Lurah untuk segera memberitahukan kepada para wajib pajak di wilayahnya untuk segera membayar pajak. “Pajak merupakan indikator keberhasilan ataupun kesuksesan suatu kota. Jika ada peningkatan PBB maka bisa dipastikan masyarakatnya jauh lebih baik, dan jauh lebih sejahtera. Untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak dapat meningkat,” pungkasnya.