" Selamat Datang di website Resmi Pemerintah Kota Semarang " Visi Pemerintah Kota Semarang tahun 2010 s/d 2015 :“TERWUJUDNYA SEMARANG KOTA PERDAGANGAN DAN JASA, YANG BERBUDAYA MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA”                                                        Selamat Hari Natal 2013 dan Tahun Baru 2014                                                        Gunakan Hak Pilih Anda, Ayo datang ke TPS coblos pilihan anda pada tanggal 9 April 2014                                                        Sampaikan keluhan anda terkait pelaksanaan Pemilihan ke Posko Fasilitasi Pelaksanaan Pemilu Kota Semarang, Jl. Pemuda 148 Smg Telp. 024 3521707, 024 3513366 ps.1529                                                       
Menu Utama
Informasi
Link SKPD Pemerintah
  • Optimaliasai Pendapatan Daerah Melalui Kerjasama Pihak Ketiga

    22 November 2012 Ana Berita

    Kamis (22/11), Pemerintah Kota Semarang melalui Bagian Kerjasama mengadakan ”Sosialisasi tentang Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerjasama Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara atau Daerah” dengan bertempat di Ruang Komisi A-B, Lantai VIII, Gedung Moch Ichsan.

    Menurut Ka. Bag. Kerjasama, Ir. R. Agus Sutyoso, Msi, kegiatan ini diselenggarakan untuk lebih memahami dan meningkatkan pengetahuan tentang kerjasama daerah dalam implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006.

    Sosialisasi ini diikuti oleh 100 orang peserta dari jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang dengan menghadirkan 4 orang narasumber kompeten. Yakni Moh. Zain Afif (Kasubdit Kerjasama Daerah, Direktorat Dekonsentrasi dan Kerjasama Ditjen Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri), Dr. H. Moch Ardian NV, M.Si (Kepala Subdit Anggaran Wilayah III, Ditjen Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri), Drs Sugeng, MM, M.Si (Kabag Kerjasama Dalam Negeri, Biro Otda & Kerjasama Setda Prov. Jateng), dan Ir Agus Sutyoso M.Si (Kabag Kerjasama Setda Kota Semarang).

    Plt. Walikota dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, Agustin Lusin Dwimawati,SH, MM mengungkapkan bahwa dengan diberlakukannya otonomi daerah, setiap kabupaten/ kota memiliki ruang gerak seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi dan sumber daya yang dimilikinya. ”Namun, dengan adanya keterbatasan APBD, SDA, SDM aparatur, diperlukan kerjasama yang didasarkan persamaan kepentingan, kesetaraan, kedudukan, pertimbangan fisiensi dan efektivitas publik, serta sinergi yang saling menguntungkan sebagaimana disebutkan dalam PP No. 50 Tahun 2007,” ungkap Agustin Lusin.

    Menerangkan makna kerjasama pemerintah daerah, Moh. Zain Afif, mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk kesepakatan yang ditindaklanjuti dengan perjanjian antar pemerintah daerah, dengan pihak ketiga ataupun kerjasama luar negeri. Kerjasama ini, lanjutnya, dimaksudkan untuk mendorong kemitraan dan peran serta masyarakat, pelaku ekonomi secara produktif dalam menggali & mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah & potensi lainnya dalam mendukung pelaksanaan otda.

    Drs Sugeng, MM, M.Si dalam paparannya berjudul Implementasi Kerjasama Daerah Dalam Negeri mengungkapkan sejumlah prinsip kerjasama yang harus dipatuhi pemerintah dalam kerjasama yang dilakukan, yakni prinsip efisiensi; efektifitas; sinergi; saling menguntungkan; kesepakatan bersama; itikad baik; mengutamakan kepentingan nasional & keutuhan wilayah; persamaan kedudukan; transparansi; keadilan; serta kepastian hukum.

    Sementara, Ir Agus Sutyoso M.Si dalam paparannya mengungkapkan sejumlah potensi kerjasama pengelolaan asset Pemkot Semarang meliputi bidang pengelolaan pasar, perhubungan, olah raga, pariwisata, infrastruktur dan kesehatan. “Pada bidang pariwisata misalnya, potensi kerjasama dengan pihak ketiga dimaksudkan untuk pengembangan destinasi wisata kota yaitu Taman Margasatwa Wonosari (Bonbin Mangkang), Kampoeng Wisata Taman Lele, Taman Budaya Raden Saleh (Wonderia), Wisata Air Banjir Kanal Barat, Agrowisata Sodong, Hutan Wisata Tinjomoyo, dll,” papar Agus Sutyoso.

    Tak hanya itu, di bidang infrastruktur, bandar udara, pelabuhan laut & sungai, jalan & jembatan; jalan kereta api; penyediaan air baku & sistem irigasi; penyediaan air minum; penampungan air limbah; pembuangan sampah padat; teknologi informasi & komunikasi; ketenagalistrikan; serta minyak & gas memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kerjasama dengan pihak ketiga.

    Sementara, DR. H. Moch. Ardian, M.Si mengungkapkan bahwa optimalisasi pendapatan daerah melalui pemanfaatan/ kerjasama barang milik daerah diperlukan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik. (Yudha)