Pengembang Perumahan Diminta Serahkan Lahan untuk Makam yang Layak


30 Juli 2021  •  00:00  •  Dilihat 252x  •  Admin  •  Berita
Pengembang Perumahan Diminta Serahkan Lahan untuk Makam yang Layak

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim)  Kota Semarang meminta pengembang perumahan agar dalam kewajibannya menyerahkan lahan untuk makam dengan kondisi layak yakni tanah datar. Bukan tanah yang miring seperti jurang atau tanah perengan.

Disperkim saat ini menyiapkan  petunjuk teknis (Juknis) aturan terkait persyaratan atau kriteria kondisi lahan makam yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang,  Murni Ediati, menjelaskan,pengembang perumahan harus menyerahkan lahan untuk makam seluas 2 % dari yang dikembangkan. Hal ini merujuk Peraturan Daerah no 6 tahun 2015.

“Para pengembang, selama ini saat menyerahkan lahan untuk fasilitas umum (Fasum) berupa lahan makam masih sebatas memenuhi persayaratan luasannya. Namun yang diserahkan berupa tanah perengan atau jurang, yang itu sangat sulit jadikan sebagai lahan makam,” jelas Pipie sapaan akrabnya, Kamis (28/7).

Rata-rata, lanjutnya, pengembang belum memperhatikan kondisi lahan yang diserahkan itu. Misalnya ternyata posisinya ada yang terjal dan tanah miring dengan kemiringan bisa mencapai 60 derajat. 

Pipie mencontohkan, kondisi seperti lahan makam di tempat pemakaman Umum (TPU) Jatisari. Di mana sedang diperuntukkan sebagai pemakaman yang menampung orang yang meninggal karena positif Covid-19. Di mana tidak semua lahan yang diserahkan bisa digunakan untuk pemakaman.

"Dari luasan yang ada, misalnya satu hektare lahan makam itu, hanya 40 persennya saja lahan yang bisa digunakan untuk lahan makam. Sehingga dengan lahan yang ada itu,  harus diratakan lahannya, agar tidak terlalu miring dan bisa terpakai lebih luas," beber Pipie.  

Pihaknya berharap dengan adanya juknis kriteria lahan makam yang diserahkan ke Pemerintah Kota Semarang dari pengembang, bisa memudahkan dalam penataan lahan makam.

"Sehingga makam terlihat asri dan rapi, dari yang selama ini menganggap makam menyeramkan. Ke depan kami akan menyediakan beberapa fasilitas umum untuk masyarakat di sekitar TPU Jatisari," jelasnya.

 
 
 

Menu Portal

Berita Populer