Buka Posko Pengaduan , Dinas Perdagangan Akan Segera Tangani Keluhan Pedagang Johar


12 Oktober 2021  •  00:00  •  Dilihat 114x  •  Admin  •  Berita
Buka Posko Pengaduan , Dinas Perdagangan Akan Segera Tangani Keluhan Pedagang Johar

SEMARANG : Posko pengaduan bagi para pedagang Pasar Johar sudah hampir satu minggu di buka oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang di lantai 3 Kantor Dinas Perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengungkapkan, pengaduan yang diajukan oleh para pedagang rata-rata masih terkait dengan ukuran lapak baik kios ataupun los yang lebih sempit hingga alasan pedagang tidak mendapat lapak di blok yang dulu mereka tempati.

"Sudah kami sosialisasikan berkali-kali bahwa johar utara dan tengah ini memang tidak bisa masuk semua karena kapasitasnya berkurang makanya yang tidak bisa masuk disitu mau menerima ditempatkan dimana, itu yang kami sampaikan ke para pedagang," jelasnya, Kamis (7/10/2021).

Terkait dengan ukuran los dan kios yang menjadi sempit Fravarta menjelaskan jika bangunan pasar Johar saat ini berbeda dengan yang dulu. Pasalnya Pasar Johar yang dijadikan Cagar Budaya sudah memiliki ketentuan bangunan di bagian dalamnya dan harus sesuai.

"Di bangunan cagar budaya ini kami tidka menempatkan perdagangan dasaran terbuka (DT) haid hanya kios dan los karena kami ingin menjaga kondisi cagar budaya," imbuhnya

Fravarta menyebut nantinya Pasar Johar akan dikembalikan seperti dahulu pada saat awal mulai diresmikan.

"Ini semua sudah ditentukan dan kami ingin masyarakat bisa melihat bangunan cagar budaya seperti ini dan Johar dikembalikan lagi persis seperti saat dulu diresmikan tahun 1923 jadi aslinya johar seperti ini," imbuhnya.

Pengaduan-pengaduan yang disampaikan Dinas Perdagangan akan langsung dipelajari dan diselesaikan secepat mungkin. Petugas disdag juga nantinya akan segera memberikan hasil keputusan kepada para pedagang ketika solusi sudah didapatkan.

Salah seorang pedagang sembako, Nani yang sudah 42 tahun berjualan di Johar Tengah mengaku kecewa. Saat ini, Nani malah mendapatkan lapak di Kanjengan lantai 3, ia menginginkan agar dirinya bisa mendapatkan lapak kembali di Johar Tengah sesuai dengan lapaknya yang dahulu.

"Saya sudah 42 tahun berjualan di Johar Tengah, tapi sekarang dapat di Kanjengan, saya minta keadilan, tidak apa-apa lapak lebih sempit tapi kalau bisa di Johar Tengah lagi sesuai dengan yang dulu," pintanya

Ia belum memastikan kapan akan pindah, nani mengaku lebih nyaman di tempat relokasi MAJT jika dibanding lapak yang ia dapatkan yakni di Kanjengan.

Menu Portal

Berita Populer